Home » Uncategorized » Masyarakat Ikut Mengamati Dana BOS. Bila Jelas Ada Penyelewengan, Silahkan Langsung Lapor Ke Dinas

Pengawasan ketat harus dijalankan pada dana Pertolongan Operasional Sekolah (BOS) yg dikocorkan pemerintah pusat. Langkah ini buat menghadapi dana pertolongan itu jadi bancakan pelaku pendidik.

Keinginan itu dilemparkan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, mengingat besarnya kucuran dana pertolongan pendidikan yg dikasihkan pemerintah pusat ataupun Pemprov DKI Jakarta.

“Harus dimonitor ketat sebab dananya demikian besar. Dana BOS riskan diselewengkan. Kami dengar pemanfaatan dana pertolongan itu banyak yg bocor, ” tegas Prasetyo, Kamis (24/1) .

Politikus PDI Perjuangan ini mengungkap ada kebocoran pada dana BOS bisa jadi berlangsung.

“Dana BOS diserahkan ke sekolah buat mendukung operasional pendidikan. Bagaimana pengawasannya. Apa besaran dana BOS yg dikasihkan sama dengan apa yg dimanfaatkan? , ” tanyanya.

BANTUAN BUKU

Seperti yg di terima siswa di Jaktim. Dana BOS sekarang dimanfaatkan sekolah buat siapkan buku pelajaran tematik. Buku yg dipinjamkan ke siswa itu, dimanfaatkan biar beberapa anak sekolah gak butuh ribet beli buku pelajaran lain.

 

Baca Artikel Lainnya : contoh lembar kerja siswa sd

 

“Karena sekolah bisa dana BOS, ya jadinya siswa gak butuh beli buku , ” ujar Reina, 35, orang tua siswa.

Awal mulanya, banyak siswa dibebani dengan beli lembar kerja siswa (LKS) yg dirasa i cukup berat. “Sekarang anak sekolah. modal kami hanya kasih biaya saja. Gak ada beli apa-apa, ” kata Reina.

Menurut orang tua siswa kelas 3 SD ini, saat anaknya duduk di sekolah di lokasi Makasar, Jaktim, gak diambil ongkos serupiah juga. Bahkan juga pertolongan dari Pemprov DKI Jakarta seperti Kartu Jakarta Cerdas (KJP) pula di rasa amat menopang.

Disamping itu Pelaksana Pekerjaan (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Bowo Irianto mengatakan sudah ambil langkah ada usaha penyimpangan dana BOS di sekolah. Usaha itu lewat aplikasi Siap BOS.

Dimana lewat aplikasi itu tiap sekolah kudu memberikan laporan bermacam kesibukan berbelanja yg memanfaatkan dana pertolongan pemerintah pusat itu. “Dengan aplikasi ini semua dapat terpantau, ” tegasnya.

Selanjutnya Bowo menyampaikan, dana BOS tidak serupa dengan KJP Plus. Dana BOS tdk dikasihkan langsung ke siswa. Namun diserahkan ke sekolah buat memberi dukungan proses belajar mengajar.

Besarannya juga semasing sekolah sesuai dengan jumlahnya siswa yg ada. “Uang yg diserahkan ke siswa cuma KJP Plus, ” katanya.

Meskipun demikian Bowo membawa masyarakat buat ikut mengamati dana BOS itu. “Bila jelas ada penyelewengan, silahkan langsung lapor ke dinas, tentunya ditindak tegas, ” tangkisnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge